Berikut Ini Tata Cara Melaporkan Pelaku Penipuan Online Ke Polisi !

panduan-online-melaporkan-kasus-penipuan-ke-polisi


Melaporkan tindak pidana penipuan online ke polisi – Semakin maraknya tindak penipuan yang dilakukan secara online. Dalam setiap hari hampir selalu terjadi kejahatan penipuan online yang terjadi di internet dengan berbagai saran media yang digunakan untuk melakukan penipuan.


Sebagian besar target korban penipuan adalah orang yang awam dari seluk beluk internet atau dunia maya. Berbagai iming-iming diberikan oleh pelaku penipuan untuk membujuk korban agar mengeluarkan sejumlah uang dengan berbagai perkataan bohong atau sesuatu yang dibuat-buat demi mendapatkan keuntungan.


Media yang sering digunakan untuk penipuan online bermacam-macam seperti sosial media, form online, website, dan melalui aplikasi chatting.


Tindak pidana penipuan sendiri diatur dalam Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”), dengan rumusan pasal sebagai berikut:

"Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan menggunakan nama palsu atau martabat (hoedaningheid) palsu; dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi utang maupun menghapuskan piutang, diancam, karena penipuan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun."


Walaupun begitu tindak penipuan juga dapat dikaitkan dengan undang-undang ITE. Pada dasarnya penipuan adalah penipuan sesuatu yang dibuat berdasarkan kebohongan seseorang untuk mendapatkan suatu keuntungan.


Lalu...


Bagaimana cara melaporkan tindak pidana untuk kasus penipuan online ?

Agar dapat membantu banyak khalayak umum, mari Kita simak cara melaporkan kasus penipuan ke polisi


1. Pertama, pastikan Anda tidak menghapus atau menghilangkan segala macam bukti atau alat bukti yang berkaitan dengan kasus penipuan yang Anda alami. Contoh nya seperti bukti transaksi Anda dengan Pelaku biasanya bukti berupa struk transfer rekening, riwayat percakapan screenahoot percakapan melalui media chat, media penipuan seperti sosial media, website, atau form pengisian online.


2. Mendatangi kantor polisi terdekat, silahkan Anda cari kepolisian terdekat sesuai domisili Anda untuk memulai mengajukan laporan penipuan.


3. Saat sampai di kantor polisi terdekat, biasanya Anda akan ditanyakan keperluan dan apa masalah yang Anda alami. Sebutkan saja "Saya ditipu oleh seseorang secara online" lalu Anda akan dimintai untuk menjelaskan kronologi atau cerita peristiwa bagaimana Anda bisa tertipu.


4. Sebutkan nominal harta, kerugian yang Anda alami dari penipuan tersebut. Bagaimana cara Anda dan pelaku melakukan transaksi dengan membawa fotocopy dari bukti transfer dan rekening pelaku.


5. Polisi akan mengarahkan Anda ke divisi bareskrim untuk membuat laporan penipuan. Lalu disana Anda akan menjelaskan kembali kronologi dan menyebutkan berapa nilai kerugian yang Anda alami.


6. Anda akan mendapatkan arahan kembali apa yang akan dapat Anda lakukan selanjutnya. Selanjutnya Anda juga akan mendapatkan surat laporan penipuan yang bisa Anda gunakan untuk memberikan laporan ke bank yang bersangkutan dengan rekening milik pelaku agar uang Anda yang ada pada si pelaku dapat di bekukan dan melakukan pemblokiran rekening penipu.


7. Setelah lekas mengajukan laporan dikantor polisi Anda dapat menunggu konfirmasi selanjutnya dari pihak kepolisian terkait laporan Anda.


Dalam kasus tindak penipuan online, ada beberapa poin yang akan dipertimbangkan polisi untuk menindak lanjuti laporan dan kasus yang Anda alami yaitu antara lain jumlah atau nilai kerugian yang diderita, jumlah orang yang telah menjadi korban penipuan oleh pelaku tersebut, dan bahan bukti kuat lainnya yang dapat membantu polisi agar memastikan bahwa kasus Anda dapat ditindak lanjuti.


Seperti itulah cara melaporkan penipuan ke polisi , sangat mudah. Anda tidak perlu khawatir bagaimana Anda menjelaskan kronologi atau peristiwa, cukup Anda mengikuti arahan terbaik dari polisi dan mereka akan membantu Anda.