Kenali Ciri Penipu Sebelum Melakukan Transaksi Langsung Maupun Online

ciri-ciri-penipu-jual-beli

Kenali ciri-ciri seorang penipu dalam bertransaksi – Penipuan dalam transaksi jual beli semakin menjadi-jadi dan meresahkan. Bagaimana tidak, sesuatu yang Kita inginkan biasanya sangat membuat Kita terobsesi dan rela melakukan lebih untuk mendapatkan hal tersebut.

Apa daya jika saat Kita membayar untuk sesuatu malah ditipu oleh penjualnya. Hal ini dapat membuat kecewa dan merasa takut untuk membeli lagi dikemudian hari.

Sekarang banyak beredar penipuan online dan yang paling banyak adalah jual beli online. Karena media online adalah sarana jual beli tanpa tatap muka, hal ini dimanfaatkan pelaku penipuan untuk melakukan kejahatannya baik menggunakan media palsu, identitas palsu, ataupun kata-kata yang dibuat-buat agar memperdaya korbannya.


Baca juga : Cara melaporkan seorang penipu online ke polisi


Halo pelanggan setia Justlaw Indonesia, kini Kami akan sekedar berbagi nih bagaimana mengetahui ciri-ciri orang yang akan menipu dalam transaksi jual beli. Mari simak...


1. Menggunakan nama samaran


Seorang penipu biasanya akan menggunakan nama palsu yang seolah-olah itu mewakili bisnisnya. Ia akan menggunakan portofolio palsu dan testimoni buatan untuk mengelabuhi korbannya. Dapat diketahui dengan cara mereview terlebih dahulu siapa pelaku bisnisnya dan lihat orang-orang yang menjadi testimoninya.


2. Suka menjatuhkan harga barang


Lebih baik barang second dari pada barang baru yang harganya gak wajar. Betul sekali, kini sering beredar produk yang dijual belikan dengan harga yang tidak wajar atau berada di bawah harga pasaran resmi. Contoh jual beli produk hp blackmarket atau biasa banyak yang menyebutnya (bm), hp yang dijual diberikan penawaran yang tidak lazim seperti beli 2 gratis 1. Penipu lebih suka menjatuhkan harga barang baru, hal ini yang sangat mencirikannya.


3. Reputasi bodong


Penipu biasanya akan menjunjung reputasinya dalam transaksi jual beli, padahal nyatanya hanya sesuatu yang dibuat-buat. Mereka mengelabuhi korban dengan cara mengatakan reputasinya baik dan menunjukan bukti-bukti seperti testimoni palsu. Untuk itu kenali lebih jauh lagi siapa orang yang akan bertransaksi dengan Anda.


4. Terlalu terburu-buru


Penipu biasanya sangat tergesa-gesa alam bertransaksi. Alasannya yang dia harapkan adalah ia mendapatkan imbalan terlebih dahulu, dan membuat si pembeli mengikuti arahannya. Pastikan jika mengetahui orang yang seperti ini lebuh baik batalkan saja atau Anda akan tertipu.


5. Menggunakan dokumen palsu


Sekarang di era digital ini sangatlah mudah memalsukan dokumen dengan menggunakan teknologi. Penipu sangat ahli dalam memalsukan dokumen, untuk itu cermatilah dokumen dengan membedakan yang asli dengan yang buatan. Anda bisa mendapatkan pencerahan melalui pihak yang memiliki otoritas dalam pembuatan dokumen yang berkaitan dengan suatu barang.


Itulah beberapa ciri seorang penipu dalam aksinya melakukan transaksi jual beli. Perlu Kita teliti lagi dalam memilih bertransaksi, pastikan memilih orang yang tepat karena bukan sekedar barang saja. Jika terlalu terobsesi maka Anda akan mudah di kelabuhi. Pembeli cermat maka cermatilah !!!